Anda meleset dari sasaran. Atau mungkin anjing itu melakukannya. Atau seorang anak yang tidak sampai ke toilet tepat waktu. Hasilnya sama saja: noda basah pada sesuatu yang benar-benar ingin Anda jaga kebersihannya. Kepanikan mulai terjadi. Anda mengambil handuk kertas. Anda semakin panik.
Berhenti.
Urine itu rumit. Mengandung kristal asam urat yang menempel pada serat. Jika Anda salah dalam menanganinya, Anda tidak hanya akan terkena noda. Anda memiliki bau yang akan menghantui ruang cuci Anda selamanya. Kabar baiknya? Kebanyakan kain yang bisa dicuci dapat disimpan jika Anda bertindak cepat dan mengikuti bahan kimianya dengan benar.
Inilah cara menghilangkan noda urin dari bahan umum seperti katun, linen, nilon, poliester, akrilik, dan spandeks tanpa merusak kain atau kewarasan Anda.
Siram Segera
Waktu adalah musuh Anda. Semakin lama urine didiamkan, semakin banyak pula urine yang meresap ke dalam tenunan.
Ambil soda klub atau air dingin biasa. Tuangkan langsung ke noda. Anda belum mencoba menghapusnya; Anda mencoba mencairkannya. Bilas area tersebut sampai cairannya jernih. Hal ini mendorong sebagian besar urea dan garam keluar dari kain sebelum terikat dengan serat.
Jangan digosok. Menggosok memaksa cairan lebih dalam ke bagian belakang material. Keringkan, atau biarkan airnya mengalir.
Rendam Deterjen dan Amoniak
Setelah Anda membilasnya, Anda perlu memecah senyawa organiknya. Air saja tidak cukup. Anda memerlukan lift kimia.
Campurkan solusi spesifik:
* 1 liter air hangat
* 1/2 sendok teh deterjen cair
* 1 sendok makan amonia
Rendam area bernoda dalam campuran ini. Diamkan selama 30 menit.
Amonia adalah kuncinya di sini. Ini membantu memecah protein dalam urin. Deterjen menangani minyak dan kotoran permukaan. Jika Anda tidak bisa merendam pakaian, rendam kain bersih ke dalam larutan dan letakkan di atas noda dengan durasi yang sama.
Setelah 30 menit, bilas area tersebut secara menyeluruh dengan air bersih. Peras sisa cairannya. Jangan memerasnya secara berlebihan, terutama dengan kain halus seperti linen atau spandeks. Letakkan rata untuk dikeringkan atau digantung.
Periksa itu.
Jika nodanya hilang, bagus. Tapi urin terkenal suka bersembunyi. Jika Anda melihat bayangan, atau mencium bau asam saat Anda mendekat, lanjutkan ke langkah berikutnya.
Reset Cuka
Jika rendaman amonia tidak sepenuhnya menghilangkan bekasnya, Anda berurusan dengan sisa kristal asam urat. Ini bersifat asam. Anda memerlukan asam ringan untuk bereaksi dengannya dan mengeluarkannya.
Cuka putih adalah teman terbaik Anda di sini.
Buat solusi baru:
* 1 liter air hangat
* 1 sendok makan cuka putih
Rendam area yang terkena noda selama 1 jam.
Gunakan cuka putih dengan hati-hati pada bahan katun dan linen. Serat alami ini lebih rentan terhadap kerusakan asam. Jika Anda menggunakan campuran linen, persingkat waktu perendaman menjadi 30 menit dan segera bilas.
Setelah satu jam berlalu, bilas kain dengan baik. Biarkan mengering. Panas dari pengering dapat menghilangkan noda yang tersisa, jadi hindari menggunakan pengering sampai Anda yakin
























