Cara Memilih dan Menggunakan Kuku Finishing untuk Trim Tak Terlihat

22

Anda ingin cetakan mahkota Anda terlihat seperti tumbuh di dinding. Tidak ditahan oleh perangkat keras yang jelek dan terlihat. Di sinilah peran menyelesaikan kuku. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa dari penampilan yang bersih dan profesional.

Ini bukan paku konstruksi standar Anda. Mereka kecil. Mereka memiliki kepala kecil yang tenggelam jauh ke dalam kayu. Tujuannya adalah tembus pandang. Setelah Anda mengisi lubang kecil dengan dempul dan cat, tidak ada yang tahu bahwa kayu itu telah disambung sama sekali.

Memahami Ukuran dan Kekuatan Finishing Kuku

Kebanyakan paku finishing terbuat dari baja. Namun tidak semua paku baja diciptakan sama. Anda harus melihat dua hal: ukuran dan panjang.

Faktor Pengukur

Pengukurnya memberi tahu Anda seberapa tebal paku itu. Hal ini secara langsung berdampak pada kekuatan.

  • 16-gauge lebih tipis.
  • 10-gauge tebal dan kuat.

Inilah aturan yang membuat orang tersandung: semakin kecil angkanya, semakin kuat pakunya. Paku ukuran 10 lebih besar daripada paku ukuran 16. Anda menggunakan 16-gauge yang lebih tipis untuk trim halus yang mungkin pecah. Anda menggunakan ukuran 10 yang lebih tebal jika Anda berurusan dengan cetakan berat yang membutuhkan kekuatan penahan yang nyata.

Panjang dan Sistem “Penny”.

Panjangnya penting. Anda memerlukan panjang yang cukup untuk menggigit bahan di belakang trim, tetapi tidak terlalu panjang hingga menembus sisi lainnya.

Panjangnya berkisar dari 1 inci hingga 4 inci (2,5 cm hingga 10 cm). Dalam perdagangan, kami mengukurnya dalam “sen”. Anda akan melihatnya diberi label “d.”

  • Paku finishing 2d panjangnya 1 inci.
  • Paku finishing 6d panjangnya 2 inci.

Ada logika umum pada sistem sen. Semakin tinggi angkanya, semakin panjang kukunya. Tapi jangan menebak. Centang kotaknya.

Mengapa Yang Tak Terlihat Itu Penting

Jika Anda menggunakan paku standar dengan kepala besar, Anda harus melakukan countersink. Itu berarti memalunya dalam-dalam. Maka Anda harus mengisi lubang besar itu. Itu membutuhkan waktu. Itu membutuhkan keterampilan.

Paku finishing dirancang untuk dipaku rata atau sedikit di bawah permukaan dengan sedikit usaha. Kepalanya sangat kecil sehingga seringkali tidak memerlukan countersinking untuk trim ringan. Ini menghemat langkah Anda. Hal ini juga mengurangi risiko pecahnya serat kayu yang halus.

Cara Mendapatkan Hasil Akhir yang Halus

Anda telah menancapkan paku. Itu ada di dalam kayu. Sekarang apa?

Anda tidak bisa hanya mengecat kuku saja. Lubangnya ada di sana. Lekukannya ada di sana.

  1. Isi lubangnya. Gunakan dempul kayu berkualitas tinggi. Cocokkan warnanya dengan trim Anda jika Anda bisa. Jika Anda mengecat dengan warna putih, dempul putih bisa digunakan.
  2. Ampelas perlahan. Setelah dempul mengering, amplas hingga rata dengan permukaan kayu. Bersikaplah lembut. Anda tidak ingin mengampelas trim.
  3. Cat. Aplikasikan lapisan atas. Kepala paku menghilang. Lubang itu menghilang. Anda akan mendapatkan sepotong kayu solid yang terlihat mulus.

Proses ini standar. Inilah yang membedakan pekerjaan DIY dengan pekerjaan profesional.

Previous articleCara Menghilangkan Permen Karet dari Pakaian: Panduan DIY Langkah demi Langkah
Next articleMengapa Daun Pohon Palem Anda Menguning di Bulan Mei